QR code
Abi Ananda Rasyid's avatar

Abi Ananda Rasyid

Agus Setyo Muntohar, "seorang yang bagus, setia dan bersih", itulah harapan sang ayah Hardjono dan ibu Kustiyah memberikan nama kepadaku. Nama belakang "Muntohar" diberikan oleh ayahku dari tengah hutan di medan tugas Timor-Timur. Sedangkan nama depan "Agus Setyo" diberikan oleh kakekku Mardjikoen Poerwosukarto seorang pensiunan Ajun Kepala Kantor Pegadaian Karesidenan Kedu di Purworejo. Dilahirkan di Purworejo pada hari ke-empat belas di bulan Agustus tahun seribu sembilan ratus tujuh puluh lima. Ya ... saat itu ibuku melahirkanku, namun tanpa kehadiran ayahku yang saat itu menjadi Komandan Regu (Danru) di Timor Leste (tahun 1975-1977). Sehingga aku baru melihat wajah ayahku dua tahun berikutnya. Dan pada tahun itu pula kakekku harus berpulang kepada Sang Penciptanya, Allah SWT. Aku anak kedua dari lima bersaudara, kakakku Dyah Reni Kusuma (menikah dengan Letda Gatot Supriyadi, dikaruniai dua orang putra), adikku Sa'adah Triwidyastuti (menikah dengan Briptu Prayitno, dikaruniai dua orang anak), adikku yang mengikuti jejak ayah Prajurit Subchan Priyo Gutomo, dan bungsu Fenty Kurnia Meliana. Alhamdulillah aku sendiri menikah dengan gadis asal Bojonegoro, kota minyak, R. Suprayanti pada hari ke-lima belas bulan ke-sebelas di tahun seribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan. Allah memberikan amanah kepadaku dua orang cahaya hati, Ananda Putri Prasetya Nur'aini Rahma, yang dilahirkan di Yogyakarta pada hari ke-dua puluh bulan agustus tahun dua ribu, dan Rasyid Muhammad Putra Prasetya dilahirkan di Kuala Lumpur pada hari ke-dua puluh lima bulan oktober tahun dua ribu dua.